Kapribaden Header
Home Romo Herucokro Semono Kapribaden Organisasi Pengalaman Sejati Tanya Jawab F.A.Q. Kontak
 
Home » Kapribaden » Kapribaden itu apa ? » Halaman 1
 
Tentang Kapribaden
   
Halaman : [1] [2] [3]
 

KAPRIBADEN itu apa ?


Kapribaden di sini tidak sama dengan istilah umum Kepribadian yang dalam ilmu psikologi disebut personality.

Kapribaden di sini merupakan sebuah laku spiritual dengan memulai mengenal diri sendiri sebagai manusia. Tujuannya dengan mengenal diri sendiri yang sebenarnya lebih dulu barulah akan bisa mengenal Tuhan Yang Maha Esa (Allah, God Almighty, Gusti Ingkang Moho Suci, atau apapun disebutNYA).


MANUSIA

Manusia pada garis besarnya terdiri dari 2 bagian, yaitu Raga (badan, body) dan roh (sukma, nyawa, spirit, geest, urip atau sebutan lain).

Raga manusia terbentuk dari 4 unsur alam, yaitu tanah, air, hawa dan api. Buktinya manusia tanpa tanah (makanan) pasti mati, tanpa air juga mati, tanpa hawa (bernafas) mati pula dan tanpa api (panas matahari) juga mati.

Keempat unsur tadi dikonsumsi Bapak menghasilkan Mani, dikonsumsi Ibu menghasilkan sel telur.

Pertemuan mani dan telur di dalam rahim Ibu (atau tabung) akhirnya berkembang di dalam rahim kalau ada roh (urip) yang memasukinya. Tanpa urip tidak jadi.

Pertumbuhan dalam rahim tersusun dalam 7 lapis, yaitu 1) Rambut, 2) Kulit, 3) Daging (ilmiah disebut Otot), 4) Otot (ilmiah disebut Saraf, saraf pusat / otak sampai perifer), 5) Tulang, 6) Sumsum, 7) Darah.

Karena itulah maka angka 7 menjadi penting dalam berbagai ritual, yang sebenarnya merupakan lambang dari 7 lapis raga atau badan kita.

Segala yang berkaitan dengan 7 lapis raga itu di Kapribaden digolongkan ragawi. Jadi kerjanya otak seperti logika, ratio, emosi, alam bawah sadar, memori, digolongkan ragawi.

Itu raga atau badan manusia.

Kapribaden meyakini bahwa roh atau urip berasal dari URIP yang Maha Besar yang meliputi, mengadakan, menggerakkan seluruh alam semesta seisinya (jagad royo saisiné), yang disebut Tuhan, Allah, Gusti Ingkang Moho Suci.


“ LAKU ”
KAPRIBADEN

Setelah tahu bahwa diri kita sebagai manusia seperti sudah disebutkan, manusia tidak cukup hanya percaya bahwa di dalam dirinya ada roh, urip.

Manusia dikenalkan dengan uripnya, sampai bisa merasakan sendiri bahwa urip atau roh itu memang ada.

Untuk bisa membuktikan dan merasakan sendiri bahwa urip atau roh di dalam dirinya memang ada, orang yang berminat minta diberi KUNCI-nya urip. Siapapun yang meminta dengan sungguh-sungguh akan diberi, tanpa syarat apapun. Tinggal datang ke salah satu warga Kapribaden, dengan tujuan kedatangannya khusus meminta penjelasan. Kalau sesudah diberi penjelasan direnungkan dulu. Kalau kemudian memang merasa pas, silahkan datang khusus untuk meminta KUNCI.

 
Anda Pengunjung Ke : 360040
Copyright © 2005-2008 Kapribaden - V.1. All rights reserved.